Kamis, 05 November 2009

PENULISAN POPULER

CERAMAH KESEHATAN di P.P AL FALAH

Untuk santri.

TGL : 16 Jan 2009.

JUDUL : ALLERGI .

dr.h.sutomops@gmail.com

ILUSTRASI

Pertanyaan : Apakah allergi itu ?

Siapa saja yang bisa terkena allergi?

Saya sudah menghindari makanan : ikan laut, telur ayam horn, sabun rinso, tapi tangan saya masih saja gatal & berair, dan selalu kumat.

Bagaimana cara mengobati sampai sembuh total ?

Itulah pertanyaan yang sering kami dengar dalam ruang praktik .


PENDAHULUHAN :

  • Th 1906 Von Pirquet memperkenalkan istilah Allergi : ialah keadaan yang timbul akibat adanya reaksi imunologik spesifik, yang ditimbulkan oleh Allergen, bila terpapar dengan bahan yang sama untuk kedua kalinya sehingga terjadilah gejala2 pathologik , yang dikomentari sebagai “ PENJAMU YANG BEROBAH SIKAP.”.
  • Apakah yang disebut allergen?. Allergen adalah benda asing yang masuk tubuh, baik lewat makanan, suntikan maupun yang lain, ump tetes mata, obat gosok, obat hirup dsb, yang akhirnya menimbulkan proses allergi.
  • Menurut “ Allergy Encyclopedy (1991), 17% penduduk Amerika menderita allergi.
  • Karnen dkk (1978) melaporkan bahwa 25% mahasiswa tk III F.K.U.I, pernah atau sedang menderita allergi.
  • Semua bagian tubuh bisa menderita allergi, mulai dari kulit, saluaran pernafasan, saluran pencernaan, sistima persyarafan dsb
  • Manifestasinyapun beraneka ragam, sesuai dengan organ yang terkena, mulai dari gatal, sesak nafas sampai ke dearrhee dsb.
  • Biasanya penyakit ini kambuhan, kronis dan tentu akan menurunkan kuwalitas hidupnya.

SISTIMA IMUNITAS :

  • Untuk bisa menerangkan “Proses Allergi” kita bahas dulu ttg Sistema Imunitas.
  • Kesehatan tubuh dipertahankan oleh apa yang disebut “Sistema Imunitas”, seperti halnya “keamanan Negara dijaga oleh Angkatan bersenjata dan Kepolisian.”

ISTILAH2 :

Sistema Imunitas.............= Sistem Pertahanan Tubuh.

Allergen...........................= Benda asing yang masuk tubuh yang menimbulkan reaksi allergi disebut Allergen

Antigen..............................= Allergen yang masuk tubuh, dalam ilmu kekebalan disebut Antigen.

Reaksi Hypersensitif..........= terjadinya reaksi pathologis dalam tubuh, antara antigen dengan sistem pertahanan.

  • SISTIMA IMUNITAS

Terdiri atas 2 macam : “Non Spesifik & Spesifik”

o NON SPESIFIK :

· Phisik : Ump. Kulit , selaput lendir, cilia, dsb.

· Mekanik : Ump. Batuk, bersin, digaruk dsb

· Larutan : Ump Bio kimia : as.lambung, lizosim, laktoferitin,

as. Neuraminik dsb.

· Humoral : Komplemen, interferon, CRP dsb

o SPESIFIK :

- Humoral cel B.

- Humoral sel T.




SCHEMA SISTIM IMUNITAS.

PENJELASAN:

1) NON SPESIFIK.

Ø Pertahanan Phisik / Mekanik :

§ Kulit , Selaput lendir baik mulut maupun hidung, cilia (bulu getar) pada saluran nafas, maupun proses batuk & bersin adalah alat pertahanan badan

Ø Pertahanan Biokimia :

§ Bahan yang disekresi : ump.mucosa saluran nafas, kelenjar sebaceus kulit, kelenjar telinga (cerumen), HCl asam lambung, spermin dlm semen, adalah bahan2 alat pertahanan tubuh.

§ Lisozim yg terdapat dlm keringat, ludah & air mata, air susu ibu, dapat membunuh kuman gram positif .

§ Air susu ibu juga mengandung lactoferitin & asam neuraminik yang punya sifat anti bagterial thd E. Coli & stafilococcen.

§ Lisozim yang dilepas macrophag dengan bantuan komplemen dapat menghancurkan kuman gram negatif.

§ Lactoferitin dan transferitin dalam serum dapat mengikat zat besi yang dibutuhkan kuman pseudomonas.

Ø Pertahanan Humoral:

§ 1. Komplemen : Komplemen akan mengaktifkan fagocyt, dan membantu destruksi bacteri / parasit dengan jalan opsonisasi (menyelubungi).

§ 2. Interferon : Suatu glicoprotein anti virus, yang merangsang sel2 disekitar cel yang telah terkena virus, untuk menjadi resisten thd virus tsb. Interferon dapat pula mengaktifkan Natural Killer Cell ( NKC )

§ 3. CRP ( Corpuscle Reactif Protein). Kalau ada infeksi, badan akan membentuk CRP. Peranannya ialah sebagai opsonin , dan dapat mengaktifkan komplemen.

Ø Pertahanan Cellular :

§ 1. Fagocyt,terutama monocyt & macrophag.. Bisa juga sel Neutrophil (poly morpho nuclear). Cara kerjanya terdiri dari beberapa tingkat: khemotaxis, menangkap, membunuh dan mencerna.

§ 2. Natural Killer Cell. Sel ini tidak punya ciri khusus, disebut juga sel non B non T, sel ini menghancurkan sel lain yang mengandung virus dengan bantuan interferon.

2) SPESIFIK.

Ø Berbeda dgn non spesifik, pertahanan spesifik ini punya reaksi lebih cepat, umumnya terjalin kerja sama antara sel Macrofag, sel T, komplemen dan antibody. Sering terjadi proses inflamasi. Ada 2 macam pertahanan spesifik: Humoral & Selular.

Ø Spesifik Humoral : Dimulai dgn sel asal yang berdifferensiasi menjadi sel β dalam alat yg disebut Bursa Fabrisius.

Bila sel ini terangsang oleh benda asing, sel tsb akan berproliferasi & berdefferensiasi menjadi sel plasma yang dapat membentuk zat anti body. Anti body ini berguna untuk membunuh bacteri maaupun virus dan menetralisir toxin .

Ø Spesifik sellular. Yang berperan disini ialah lymphocyt T. Sel ini asalnya sama dgn sel β, tapi proliferasi &differensiasinya dikelenjar Thymus.

Berbeda dgn sel β, sel T ini berdefferensiasi lagi menjadi beberapa subsel yang mempunyai fungsi yang berlainan.

Fungsi sel T umumnya :

Membantu sel β dalam membuat anti body.

Mengenal dan menghancurkan sel yang terinfeksi virus.

Mengaktifkan macrofag dalam fagositosis.

Mengontrol ambang dan kwalitas sistim imun.


TENTANG SEL “T”

Sel T masih dibagi menjadi beberapa subsel.

1) Sel Th (T Helper). Fungsi Sel Th ialah menolong sel β dalam membentuk anti body . Teory kegiatan sel T ini terlalu rumit untuk dibicarakan disini, sehingga perlu dibatasi.

2) Sel Ts (T supresor).

3) Sel Tdh atau disingkat Td (T delayed hypersensitivity)

4) Sel Tc (cyto toxic)

Sel Th & Ts disebut juga REGULATOR sedang Tdh da Ts disebut EFEKTOR.



ANTIGEN DAN ANTI BODI

  • ANTIGEN:

- Antigen disebut juga imunogen, : Adalah setiap zat yang dapat menimbulkan imun spesifik. Komponen antigen yang disebut determinan antigen , atau disebut juga epitop adalah bagian antigen yg dapat mengikat anti bodI.

- Ada juga antigen yg disebut Hapten, yg juga bisa mengikat antibodI.

  • ANTIBODI

- Antibodi atau Imunoglobin (Ig) : Adalah protein yang dibentuk oleh cel plasma (proliferasi dari cel β), kalau cel plasma tsb kontak dengan antigen. Dalam Electro phorese yg terbanyak adalan Ig γ, disamping sedikit Ig α dan β

PADANAN:

Penjelasan ini bisa dibayangkan sebagai suatu daerah, ump Kabupaten, yang terserang huru hara, baik itu demo kaum buruh, mahasiswa maupun teroris.

Maka pemerintah akan mempersiapkan macam2 aparat, baik Polisi Anti teror, Dalmas, Satpol PP, Canon Water, Pagar berduri dsb dsb untuk menangkal huru hara tsb. Demikian juga tubuh yang kemasukan kuman / virus / allergen akan menyiapkan macam2 alat pertahanan spt tsb diatas, baik cellular maupun cairan (liquid) guna menghilangkan gangguan tsb.


MACAM2 IMUNO GLOBULIN :

1) Ig G . Merupakan komopen utama dari serum imuno globulin, kira2 75% dari semua Ig. Imuno globulin ini bisa menembus batas2 organ, bisa menembus plasenta, dan menjadi senjata bayi untuk menghadapi serangan sampai umr 5 – 9 bulan.

Khasiat istimewa dari IgG:

A. Biasa terdapat dalam darah, bisa dalm liquor cerebro spinalis (cairan otak & tl belakang), urine, bahkan bisa menembus plasenta.

B. Bisa mengaktifkan pertahanan badan yang lain (ump. Komplemen) bila terjadi serangan teror.

C. Dapat meningkatkan daya tahan lewat reaksi inflamasi maupun opsonisasi.

2) Ig A . Kadarnya sedikit dlm darah, tapi banyak dlm sekresi saluran napas, saluran cerna, susu, keringat. Bisa mencegah kontak virus dengan sasaran, dan meneutralisir toxin.

3) Ig M.

Demikianlah gambaran sekilas timbulnya reaksi antigen – antibody yang kambuhan, selalu berulang, dan kronis sifatnya.

Trimakasih .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut